Jumat, 29 Maret 2019

Strategi Marketing UMKM Ayam Penyet "Abah"

UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. UMKM sendiri diatur oleh undang-undang nmor 20 tahun 2008 tentang usaha kecil, mikro dan menengah.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki beberapa point aturan yang berkaitan erat dengan implementasi Keuangan Berkelanjutan di Indonesia. beberapa point aturan tersebut terdiri atas pasal-pasal berikut ini:
  • Bab II Asas dan Tujuan Pasal 2 mengatur bahwa Usaha Mikro, Kecil dan Menengah berasaskan berwawasan lingkungan. Yang dimaksud dengan "asas berwawasan lingkungan" adalah asas pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang dilakukan dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan perlindungan dan pemeliharaan lingkungan hidup.
  • Bab VI Pasal 20 mengatur bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengembangan usaha dengan cara memberikan insentif bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah mengembangkan teknologi dan kelestarian lingkungan hidup.
  • Bab VII Pembiayaan dan Penjaminan Pasal 22 menjelaskan bahwa dalam rangka meningkatkan sumber pembiayaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil, Pemerintah melakukan upaya: Pengembangan sumber pembiayaan dari kredit perbankan dan lembaga keuangan bukan bank; Pengembangan lembaga modal ventura; Pelembagaan terhadap transaksi anjak piutang.
Salah satu contoh UMKM yang ada di Kota kembang Bandung adalah Ayam penyet "Abah" yang berlokasi di sebelah toko roti Bariton, jalan Ciumbuleuit, Bandung. Usaha ini dikelola oleh sebuah keluarga dan memulai usahanya di sekitar tahun 2009/2010. Selain menjual ayam penyet, tempat ini juga makanan lainnya seperti soto, perkedel, telur dadar, tempe mendoan, dan lain lain. Tempat ini sangat cocok untuk masyarakat yang menyukai makanan yang pedas karena sambal yang disediakan dibuat "dadakan" agar tidak mengurangi rasa dan kenikmatan ayam penyetnya. Ayam penyet ini tidak membuat cabang dan mereka mulai berjualan dari jam 5 sore sampai dengan jam 12 malam.Untuk masyarakat yang ingin menikmati ayam ini, harus rela bersabar karena biasanya tempat ini penuh.

Strategi marketing :

Terdapat tiga elemen strategi marketing yang menjadi dasar ayam penyet "Abah" yaitu promotion, product, and price. Untuk elemen Promotion, UMKM ini menyediakan produkya di aplikasi Go-Food. Selain karena tempatnya yang selalu penuh, hal ini juga dilakukan agar konsumen dapat membeli produk mereka dengan mudah. Selanjutnya adalah product. UMKM ini menjual olahan ayam penyet dengan balutan sambal.selain itu kita juga bisa menikmati makanan lainnya seperti tempe mendoan, perkedel kentang, soto, dan makanan lainnya. Elemen yang terakhir yaitu Price. Untuk masalah harga, satu porsi ayam penyet dibanderol dengan harga Rp.15.000 saja.Untuk makanan lainnya seperti tempe mendoan, perkedel harganya tidak lebih dari Rp.5000.Cukup murah bukan ?
Analisis SWOT :

  • Strength : Strength atau kekuatan dari UMKM ini adalah cita rasa dari produk mereka yaitu ayam penyet. Ayam penyet mereka memiliki rasa yang nikmat dan hal ini dapat kita lihat dari usaha mereka yang bisa bertahan samapi dengan saat ini.
  • Weakness : Weakness atau kelemahan pada UMKM ini adalah kurangnya promosi pada media sosial. Seperti kita ketahui bahwa media sosial dapat menjadi lahan promosi yang mudah dan tidak banyak memakan biaya. Konsumen yang datang biasanya mengetahui tentang UMKM ini dari informasi mulut ke mulut.
  • Opportunity : Peluang dari usaha ini adalah dari tempatnya yang strategis. Lokasi berjaualan mereka tidak jauh dari jalan utama dan dekat dengan sebuah Universitas.Selain itu, tempat ini juga dekat dengan tempat tinggal mahasiswa. Harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal dan sangat pas di kantong mahasiswa :)
  • Threat : Ancaman pada usaha ini adalah hadirnya saingan dalam produk yang sama dan dapat lebih baik dalam melakukan promosi.

Analisis STP (Segmentasi, Target, Positioning)

Segmentasi pemasaran dari usaha ini adalah semua masyarakat. Hal ini dikarenakan makanan yang dijual adalah makanan yang dapat dinikmati semua orang dengan harga yang murah dan terjangkau. Target dari UMKM ini adalah masayrakat yang menyukai makanan dengan rasa pedas dan olahan ayam lainnya. Positioning dari usaha ini sebagai UMKM yang menjual olahan ayam yang dapat dinikmati dengan level kepedasan yang berbeda beda. Mereka mula berjualan dari sore sampai dengan tengah malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar